Kelas Inklusi

Kelas Inklusi

A. LATAR BELAKANG

Pendidikan inklusif dapat didefinisikan sebagai sistem penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan bagi siswa biasa maupun Anak berkebutuhan khusus untuk mengikuti proses pembelajaran dalam satu lingkungan yang sama. Sistem tersebut memungkinkan Anak berkebutuhan khusus yang tidak mengalami disabilitas intelektual untuk tumbuh dan berkembang di lingkungan sekolah reguler, bukan SLB.

Kecenderungan inklusivitas ini diharapkan mampu mengatasi kesenjangan pendidikan karena anak-anak berkebutuhan khusus juga memiliki potensi serta kecerdasan yang patut dikembangkan.

SMK Penerbangan Cakra Nusantara telah membuka kelas Khusus dengan pendidikan Inklusif yang memberikan kesempatan bagi siswa biasa dan siswa berkebutuhan khusus (Anak Berkebutuhan Khusus) untuk mengikuti proses pembelajaran dalam satu lingkungan yang sama pada jurusan Otomatisasi dan Tatakelola Perkantoran (OTKP). Anak berkebutuhan khusus yang dapat mengikuti kelas inklusi yakni Alumni SLB-D kelas XI yang tidak mengalami disabilitas intelektual.

Anak berkebutuhan khusus juga memiliki potensi serta kecerdasan yang patut dikembangkan, hidup berbaur dengan masyarakat, mandiri serta menyatukan anak dengan kehidupan nyata dengan layanan yang sesuai dengan kebutuhannya.

SMK Penerbangan Cakra Nusantara juga memberikan bimbingan konseling khusus sebagai implementasi high quality teaching mendorong Anak berkebutuhan khusus menjadi "mampu latih" dan "mampu kerja", serta mendekatkan Anak berkebutuhan khusus dengan DUDI sehingga memperluas peluang dan kesempatan kerja.

Sesuai dengan pasal 27 ayat 2 UUD 1945 yang berbunyi bahwa setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan memperoleh penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Pihak perusahaan juga melaksanakan peraturan penempatan tenaga kerja sesuai Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia No. 1 KP.01.15.2002 tentang Penempatan Tenaga Kerja dan Penyandang Cacat di Perusahaan.

Dengan demikian, anak berkebutuhan khusus berhak memiliki hak yang sama atas pekerjaan dan penghidupan yang layak. Negara Indonesia sendiri telah menjamin hak-hak bagi penyandang disabilitas melalui Undang-Undang (UU) Republik Indonesia No. 19 tahun 2011 tentang Pengesahan Convention on the Rights of Person with Diabilities (Konvensi mengenai Hak-hak Penyandang disabilitas). Penyandang disabilitas juga mendapat rehabilitasi vokasional sesuai program Kementrian Sosial. Upaya pemerintah ini merupakan langkah nyata untuk mewujudkan hak-hak penyandang disabilitas sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang disabilitas bahwa penyandang disabilitas mempunyai kedudukan hukum dan hak yang sama sebagai warga negara Indonesia.

B. KEUNGGULAN

1. Kelas Inklusi diselenggarakan oleh SMK Penerbangan Cakra Nusantara Terakreditasi A, Pengelola Bersertifikasi Assessor Badan Nasional Sertifikasi Profesi sehingga kompetensinya terjaga dan update
2. Berpengalaman menghasilkan alumni dengan 84% nilai UN angkatan pertama dan 97% nilai UN angkatan kedua diatas rata rata nilai UN Provinsi Bali
3. Hidup berbaur dengan masyarakat, mandiri serta menyatukan anak dengan kehidupan nyata dengan layanan yang sesuai dengan kebutuhannya.
4. Mendapat layanan bimbingan konseling khusus sebagai implementasi high quality teaching.
5. Mendapat sertifikasi Kompetensi komputer administrasi perkantoran, sertifikasi pemrograman tingkat dasar, sertifikat digital marketing, sertifikat kecakapan hidup, sertifikat Achievement Motivation Training (AMT).
6. Mendorong Anak berkebutuhan khusus menjadi "mampu latih" dan "mampu kerja"
7. Serta mendekatkan Anak berkebutuhan khusus dengan DUDI sehingga memperluas peluang dan kesempatan kerja.
8. Perkembangan intelektual Anak berkebutuhan khusus dapat berlangsung secara maksimal bila menerima materi pelajaran sesuai dengan usia dan kapasitas pola pikirnya.
9. Kemampuan sosialisasi Anak berkebutuhan khusus dapat meningkat secara signifikan. Sehingga mampu menyikapi diskriminasi dan bullying dengan cara yang tepat.
10. Para Anak berkebutuhan khusus juga berkesempatan mempelajari cara merawat diri sendiri bila terbiasa menjalani keseharian dengan siswa-siswa biasa.
11. Tumbuh kembang alat indra serta anggota tubuh lainnya yang tidak mengalami cacat dapat berlangsung maksimal karena mendapatkan stimulasi setiap hari selama Anak berkebutuhan khusus menjalani KBM.
12. Motivasi pribadi Anak berkebutuhan khusus untuk hidup mandiri dan menggapai cita-cita akan semakin besar.
13. Anak berkebutuhan khusus akan merasa lebih siap menghadapi realita dunia kerja karena tidak mendapatkan perlakuan khusus sejak menempuh pendidikan.

Syarat kelengkapan untuk dapat mengikuti kelas inklusi ini adalah:

  1. Keterangan mampu melakukan baca tulis dengan benar dari SMPLB
  2. Keterangan sehat dari dokter

Contoh-contoh iustrasi prospek kerja masyarakat berkebutuhan khusus : 



Hubungi kami untuk bantuan teknis