HTML5 Audio Player

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Indonesia pertama kali secara serentak dilaksanakan di tahun 2016. Dengan syarat sekolah tersebut memiliki standar yang sesuai dengan standard pelaksanaan UNBK yaitu Komputer dan koneksi Internet.

Di tahun 2018 SMK Penerbangan Cakra Nusantara sudah memenuhi syarat standarisasi pemerintah Indonesia untuk melaksanakan UNBK secara Mandiri.
“Dengan jumlah Komputer dan koneksi Internet yang memenuhi standar, kami pihak sekolah dengan kesiapan yang sangat


Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan telah menyiapkan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) sebagai pengganti kebijakan ujian nasional. Perbedaan mencoloknya adalah kelulusan seluruhnya ditentukan oleh masing-masing sekolah penyelenggara USBN.

Tahun ajaran 2017/2018 merupakan tahun pertama SMK Penerbangan Cakra Nusantara menyelenggarakan USBN.
Ketua Penyelenggara USBN sekaligus Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Yuning Sari Parwati, M.Pd menyatakan pihak sekolah sudah mempersiapkan

SMK Penerbangan Cakra Nusantara adalah sekolah yang bergelut di Dunia Usaha dan Dunia Industri penerbangan serta berwawasan Internasional, memiliki visi dan misi yang kuat dalam membentuk taruna-taruninya agar memiliki kompetensi terbaik bertaraf Internasional. Sebanyak 21 siswa dari SMK Penerbangan Cakra Nusantara menuntaskan program Pengayaan Kompetensi di Malaysia Airport Training Center, Kuala Lumpur, Malaysia.

Selama lima hari, para siswa dari berbagai jurusan di sekolah yang terletak di

SMK Penerbangan Cakra Nusantara menjadi agen perubahan pendidikan, menjadikan Bali Pulau Pendidikan dengan siswa siswi yang berasal dari berbagai daerah baik di dalam negeri seperti Sumatera, Jawa, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan yang berasal dari luar negeri seperti Negara Timor Leste.

Untuk tercapainya perubahan sebagai implementasi inovasi pendidikan diperlukan adanya agen-agen perubahan yang selalu siap dalam menghadapi tantangan global.
Perubahan serta

SMK Penerbangan Cakra Nusantara terdaftar secara resmi di Bursa Kerja Khusus (BKK) dibawah naungan Direktorat PSMK-Subdit LASJURIN Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Sejumlah 13.410 sekolah terdaftar di BKK dengan jumlah mitra industri yang mereka miliki masing-masing.

Dari 13.410 sekolah yang terdaftar, SMK Penerbangan Cakra Nusantara membangun bursa kerja khusus sehingga pengelolaan tidak hanya di proses tapi juga outputnya dengan alamat bursakerjapenerbangan.com yang sudah mengantongi

Literasi kini dimaknai tak lagi sekedar membaca, menulis dan menghitung, namun sudah meluas ke arah keterampilan kognitif serta berpikir logis, analitis dan kritis. SMK Penerbangan Cakra Nusantara menggalakkan Inovasi Literasi yang diimplementasikan dengan Story Telling. Hadirnya Program Literasi Sekolah (PLS) membawa sebuah pembaharuan yang sangat bermanfaat positif bagi lingkungan belajar tidak hanya bagi taruna-taruni tetapi juga bagi guru-gurunya.

Mendukung program pemerintah dalam

Penataan lingkungan sekolah dan pengelolaan lingkungan sekolah akan meningkatkan kondusifitas belajar siswa. SMK Penerbangan Cakra Nusantara memiliki tujuan pembelajaran khusus di bidang green environment dimana taruna-taruni dapat memahami konsep lingkungan hidup, green school dan pembelajaran tematik. Pihak sekolah berusaha menciptakan kualitas lingkungan sekolah yang kondusif, ekologis, lestari secara nyata dan berkelanjutan, tentunya dengan cara-cara yang simpatik, kreatif, inovatif dengan